Bersama OUR dan WCR, Polres Jakbar Tingkatkan Keahlian Polisi dalam Penanganan Tindak Pidana Terhadap Anak dan Perdagangan Manusia

JAKARTA || jerathukum.com

Dalam langkah proaktif untuk menanggulangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak, Polres Metro Jakarta Barat menjalin kolaborasi strategis dengan Operation Underground Railroad (OUR) dan Women And Children Resilience (WCR).

Dalam Kolaborasi ini satuan reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Bersama dengan Operation Underground Railroad (OUR) dan Women And Children Resilience (WCR) menggelar pelatihan bagi personel kepolisian khususnya para penyidik, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dalam mengidentifikasi dan menangani kasus-kasus yang melibatkan perdagangan orang dan eksploitasi anak.

Pelatihan ini tidak hanya mencakup aspek hukum, tetapi juga fokus pada pendekatan sensitif terhadap korban.

Dalam sambutannya, Direktur WCR Dr Margaretha Hanita mengatakan, pertama saya sangat mengapresiasi Polres Metro Jakarta Barat dimana Polres Metro Jakarta Barat memiliki ruang Pelayanan anak terlengkap

Menurutnya ini luar biasa, dimana Polres Metro Jakarta Barat satu-satunya yang mememiliki ruang Pelayanan anak terlengkap dan saya sangat bangga dan mengapresiasi

” Oleh karena itu kami hadir disini berharap Polres Metro Jakarta Barat sebagai pilot project yang dapat ditiru bagi Polres lainnya,” ungkap Direktur WCR Dr Margaretha Hanita

Di kesempatan yang lain, Rescue Development Director OUR Rescue Indonesia, Mr. Lance Lueck mengatakan, bahwa kasus-kasus yang melibatkan perdagangan orang dan eksploitasi anak ini harus menjadikan perhatian yang serius oleh kita bersama

Oleh karena itu kami disini ingin berbagi pengalaman apa yang kami dapat kepada polres metro jakarta barat untuk bisa diimplementasikan

” Menurutnya hal ini sangat bagus yah jika kita disini bersama-sama berbagai ilmu dan pengalaman terkait penanganan kasus Humanis trafiking ini,” ucapnya

Sementara dikesempatan yang sama kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan kasat reskrim Kompol Andri Kurniawan mengatakan, sangat manyambut baik adanya kegiatan ini

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif dimana tindak pidana perdagangan orang dan eksploitasi anak menjadi hal yang patut kita perhitungkan sebagai salah satu ancaman global, TPPO merupakan tindak pidana yang menjadi perhatian pemerintah,

Hal ini membuka mata kita bahwa TPPO menjadi ancaman bagi bangsa kita, oleh karena itu dengan adanya pelatihan peningkatan kemampuan ini bisa menjadi gambaran dan sudut pandang kita dalam menangani kasus tersebut

” Dalam pelatihan ini bagaimana kita bisa memperkuat aspek regulasi dan peraturan yang ada tentang penanganan kasus TPPO maupun eksploitasi anak,” terang Syahduddi

Kegiatan pelatihan sangat bagus untuk meningkat sdm penyidik kita dalam kasus Penanganan TPPO dan eksploitasi anak sehingga penanganan kasus ini bisa sejalan sesuai dengan peraturan pemerintah

Saya berterima kasih atas kolaborasi dan kerjasama ini dari Operation Underground Railroad (OUR) dan Women And Children Resilience (WCR)

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Polres Metro Jakarta Barat dalam memperkuat perlindungan terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan terhadap tindak kejahatan ini.

Diharapkan, hasil pelatihan ini tidak hanya meningkatkan efektivitas penegakan hukum, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pencegahan dan pemulihan bagi korban.

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memerangi kejahatan terkait perdagangan orang dan eksploitasi anak, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi seluruh masyarakat khususnya di Jakarta Barat.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *