Dua Tersangka Kasus Pembuatan Film Dewasa Menikah di Polda Metro, Polisi: Kami Fasilitasi

JAKARTA || jerathukum.com

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya lakukan pendampingan kepada dua orang tersangka kasus pembuatan film pornografi yang melangsungkan pernikahan di Polda Metro Jaya. Kedua tersangka yang menikah berinisial AT (30) bersama dengan kekasihnya SE (27).

“Telah dilaksanakan pendampingan pernikahan atau ijab kabul atau akad nikah antara tersangka SE dan tersangka AT,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, Selasa (3/10/2023) di Polda Metro Jaya.

“Pernikahan tersebut dilaksanakan di kantor penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dan dihadiri oleh 5 orang peserta, yaitu 1 orang penghulu, 2 orang saksi, 1 orang wali dari mempelai wanita, dan 1 orang lainnya ibu dari tersangka SE,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam kasus pembuatan film pornografi dirumah produksi, tersangka SE adalah yang berperan sebagai pemeran perempuan serta sekretaris di rumah produksi tersebut, dan tersangka AT adalah seorang sound engineering.

“Meski ditahan bukan berarti hak untuk menikah seseorang hilang. Semua tahanan yang tengah menyandang status tahanan tetap memiliki hak untuk menikah. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan selalu siap memfasilitasi tahanan yang punya keinginan untuk menikah,” tutur Ade.

“Mereka tinggal mengajukan permohonan saja. Kami akan fasilitasi, seperti menyediakan tempat di kantor Polisi dan petugas dari KUA-nya. Pernikahan yang dilakukan seorang tahanan tidak dilarang sepanjang tidak menggangu proses penyidikan. Sepanjang pernikahan tersebut dilangsungkan di kantor Polisi tidak masalah karena lebih bertujuan untuk menjamin keamanan, seperti mencegah tahanan melarikan diri,” pungkasnya.

Baik SE maupun AT mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah memfasilitasi pernikahan tersebut.

Pasca akad nikah, kedua tersangka kembali ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Adapun niatan untuk menikah sudah direncanakan sejak lama oleh kedua mempelai, sebelum keduanya ditangkap.

Baik SE maupun AT mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah memfasilitasi pernikahan tersebut.

Pasca akad nikah, kedua tersangka kembali ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Adapun niatan untuk menikah sudah direncanakan sejak lama oleh kedua mempelai, sebelum keduanya ditangkap.

“Selanjutnya, pasca-akad nikah, kedua tersangka kembali ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Adapun niatan untuk menikah sudah direncanakan sejak lama oleh kedua mempelai, sebelum kasus ini diungkap oleh penyidik Ditresrkimsus Polda Metro Jaya,” imbuhnya.

[ Rina S ]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *