LSM KIB RIAU Angkat bicara Terkait Konflik Warga Desa Kasikan dan Talang Danto Dengan PTPTN V

KAB KAMPAR || jerathukum.com

Permasalahan antar warga desa Kasikan dan Talang Danto Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar dengan Perusahaan Umum Milik Negara ( BUMN) PTPTN V ini terus berlanjut.

Tuntutan warga kedua desa tersebut jelas bahwa pihak PTPTN V harus menyerahkan 20 persen dari luas areal yang di usahakan sebagai tanaman kehidupan untuk masyarakat sekitar.

Melihat hal ini LSM KIB Riau melalui ketuanya Hariyadi, SE angkat bicara.
” Pada prinsipnya kita mendukung apa yang diinginkan masyarakat desa Kasikan dan desa Talang Danto kecamatan Tapung hulu kabupaten Kampar sepanjang sesuai koridor hukum yang berlaku”, ungkapnya

” Menurut kami apa yang diinginkan masyarakat tersebut telah diatur di dalam UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja, PP no.26/2020 Bidang Pertanian dan Permentan no.18/2021 yang mengatur tentang Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat sekitar sebesar 20% dari luas kebun yang diusahakan “, sambung Hariyadi, SE ketika ditemui awak media di kantornya.

Disisi lain PTPN V adalah sebuah perusahaan yang nota bene milik negara,. Hendaknya PTPTN V harus patuh dan taat pada aturan yang ada.

” Ada Undang- Undang yang mengatur pembagian kebun ke masyarakat, dan kami menyakini apa yang diinginkan masyarakat desa itu tidak berlebihan, hanya ingin memenuhi kebutuhan hidup, dan harapan kami kepada PTPN V untuk segera mengeksekusi keinginan masyarakat tersebut untuk menghindari konflik sosial berkelanjutan”, tutup Ketua LSM KIB Riau ini.

[ T Hendra Yuda ]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *