Diduga Oknum Camat Warkuk Ranau Selatan Melakukan Penyelewengan Gajih TPP 5 Pegawai

MUARADUA ||jerathukum.com

Sebagai Pimpinan seharusnya memberi contoh teladan dan mengayomi bawahan, Agar suatu intansi terjalin kerja sama atau kekompakan dalam bekerja.

namun lain yang di terapkan oleh oknum camat Warkuk Ranau Selatan, Pada pegawai yang ada di kecamatan yang iya pimpin.

Diduga oknum camat telah melakukan penggelapan gaji TPP 5 pegawai, Di antaranya satu orang kasi dan empat pegawai setap.

Seharusnya gaji kelima pegawai kecamatan warkuk Ranau Selatan sudah mereka terima pada bulan april 2023 yang lalu, Karena gaji TPP 19 Kecamatan sudah di salurkan kepada mereka yang berhak menerimanya.

Kenapa kelima pegawai kecamatan Warkuk Ranau Selatan ini belum sama sekali di bagikan.

Menurut narasunber tiga (3) dari kelima (5) pegawai yang tidak mendapat gaji TPP mengatakan,
Memang benar kami berlima (5) tidak menerima gaji TPP yang semestinya sudah kami terima bulan april 2023 yang lalu, Tapi sampai hari ini bendahara kecamatan belum memberikan gaji TPP tersebut.

Masalah ini kami selaku pegawai kecamatan Warkuk Ranau Selatan merasa di rugikan dan kami sangat merasa tidak terima dengan masalah ini pak. jelasnya

Masih menurut beberapa narasumber yang ada di kantor camat warkuk ranau Selatan yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, kami selaku bawahan tidak bisa berbuat apa apa, kami di buat seperti boneka hanya bisa menuruti apa perintah pak camat, Mau membantah kami tidak berani karena beliau pimpinan kami pak.

Saat di kompirmasi bendahara Kecamatan Warkuk Ranau Selatan NR mengatakan, ” masalah gaji TPP kelima pegawai tersebut tidak kami berikan karena terkait masalah daptar hadir/Penjer Print.

Dari Dinas BPKAD sudah menyalurkan gaji TPP dan tunjangan 50% ke Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, semua pegawai yang lain sudah menerima gaji tersebut, Tapi kelima pegawai ini tidak di berikan, Diduga Bendahara dan Camat Warkuk Ranau Selatan telah melakukan penyelewengan gaji tersebut.

Sedangkan mengenai gaji TPP dan tunjangan 50 % itu harus di berikan kepada yang bersangkutan, Karena itu hak mereka, Peresidan jokowidodo memberi kan gaji TPP untuk semua pegawai seindonesia.

Dan saat komfirmasi dengan AHR selaku Camat Warkuk Ranau Selatan lewat telpon beliau tidak mengangkat telpon dari team lintas media, Team lintas media coba komfirmasi melalui whatsapp tapi AHR hanya membacanya saja tidak ada jawaban.

Diduga AHR Camat Warkuk Ranau Selatan telah mengangkangi Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 Jo Undang Undang Nomor 20 tahun 2001
tentang tindak pidana korupsi.

Kepada dinas yang terkait kami minta untuk memperoses dugaan penyelewengan gaji TPP pegawai kecamatan Warkuk Ranau Selatan.

Team media dan LSM LAKRI akan melengkapi berkas untuk melaporkan masalah ini ke aparat penegak hukum APH.

[ Rhi ]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *