Galang dana dan bagikan 500 Takjil, Lintas Kumunitas berbagi di Motori perkumpulan Musisi Dampit – Sumawe

MALANG  || jerathukum.com

Pergerakan Lintas kumunitas di Suport musisi Dampit -Sumawe mengajak beberapa elemen masyarakat pecinta seni keberagaman, serta Lintas kumunitas Dampit – Sumawe di Bulan Suci Bulan Penuh Berkah bersama-sama melaksanakan pembagian 500 takjil di depan Kantor desa sukodono, pada Selasa (11 April 2022).

Di pelopori kumunitas musisi dampit -sumawe dan beberapa kumunitas bergabung kepada anggota (KJJT) menyampaikan jika 500 takjil kami bagikan bersama-sama oleh beberapa elemen masyarakat hingga tokoh agama.

“Kepada pengguna jalan yang sedang melintas di depan kantor Desa Sukodono dampit. Kami juga bersama pihak tokoh agama dan anggota dari lintas kumunitas Dampit – Sumawe,” ujar ArJok dkk.

Tidak hanya itu, kata kordinator juga ikut serta turun bersama untuk penggalangan dana untuk santunan anak yatim serta membagikan 500 paket takjil yang kita kumpulkan secara bersama-sama.

“Semoga kegiatan penggalian dana santunan anak yatim ini dapat menyatukan ke aneka ragaman antar lintas umat beragama di Dampit – Sumawe” tandasnya.

Ketua kesenian kuda lumping, Tumari, 65th. Sangat antusias jika kegiatan sosial penggalangan dana untuk anak yatim dan berbagi 500 takjil untuk umat muslim yang sedang menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1444 H. ini dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan untuk semua umat beragama.

“Kegiatan ini untuk kebersamaan, semoga penggalangan dana untuk anak yatim serta pembagian 500 takjil ini bisa bermanfaat untuk masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi umat muslim,” ujar Ketua itu (11 April 2022).

Senada ditempat yang sama Eko anggota KJJT malang di Dampit mengungkapkan, pihaknya selalu mendukung kegiatan sosial untuk kemasyarakatan, selain itu kata Eko, menyatukan menyadarkan antar umat beragama dalam lintas Kumunitas itu sangat penting, hingga tetap terjaganya situasi kondusif di wilayah Dampit-Sumawe.

“Yang penting positif, menjaga nama baik kabupaten Malang itu yang utama. Selain itu mengurangi konflik dan isu Shara,” ujar Eko disela usai pembagian 500 takjil (11 April 2022).
Turut hadir Sam Heri bersama rekan-rekan Lintas kumunitas Dampit sumawe yang ikut membagikan paket 500 takjil kepada pengendara sepanjang jalan di Depan kantor desa Sukodono Dampit.

[Eko]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *