Rem Blong, Bus Pariwisata Masuk Jalur Penyelamat di Karangreja Purbalingga

PURBALINGGA ||jerathukum.com

Bus pariwisata bernomor polisi AD-1501-EH terpaksa masuk ke jalur penyelamat di Dusun Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Rabu (15/2/2023). Pasalnya bus yang berisi siswa tersebut mengalami rem blong.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Mia Novrila Safitry melalui Kanit Gakkum Ipda Arif Trianto mengatakan bus tersebut membawa rombongan siswa RA Mamba’ul Huda dari Desa Sumingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Bus dikemudikan oleh Catro (43), warga Dukuh Gembol, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Kondektur bus bernama Slamet Riyadi (44) warga Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

“Selain sopir dan kondektur, bus berisi 49 orang, terdiri dari 23 anak berserta 1 pendamping orang tua, 1 orang Guru, serta 2 orang dari Yayasan RA Mamba’ul Huda,” jelasnya.

Disampaikan bahwa sebelum kejadian, bus melaju dari arah Pemalang menuju Purbalingga untuk berwisata. Namun saat melintas di jalur jalan wilayah Karangreja yang merupakan tikungan dan turunan tajam, bus mengalami rem blong.

“Akibat rem blong, pengemudi mengarahkan kendaraan ke jalur penyelamat sehingga bus dapat berhenti,” tegasnya.

Kanit Gakkum menambahkan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Sopir, kondektur dan seluruh penumpangnya selamat dan tidak mengalami luka-luka.

Fit JH

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *