Oesman Sapta Odang Ketua DPP Gebu Minang Dengan Bangga Melepas 524 Pekerja Migran Indonesia G To G ke Korea Selatan

JAKARTA || jerathukum.com

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia kembali melepas sebanyak 524 Pekerja Migran Indonesia PMI program Government to Government (G t G) ke Korea Selatan. Pelepasan yang di helat di El Royal Hotel Jakarta kali ini agak berbeda, Senin (13/2/2023) ini sebab dihadiri pula oleh Ketua Umum DPP. Gebu Minang yang juga Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).

“Motivasi saya berikan kepada PMI karena telah memberikan distribusi kepada negara dengan devisa yang telah diberikan. Saya melihat PMI adalah pejuang yang luar biasa yang pantas kita berikan pujian. Hari ini dengan bangga saya melepas dengan sah 524 PMI, 139 yang mengikuti Prelim. Selamat jalan,” ujarnya OSO.

OSO mengatakan, pemerintah saat ini sudah banyak memberikan perubahan. Namun, perubahan itu perlu di tingkatkan. Sehingga bisa lebih menggerakkan dan lebih hebat.

“Dalam melindungi pekerja migran. BP2MI kinerja sangat yang luar biasa ini fakta. Saya bangga sekali kepada Benny Rhamdani,” puji OSO.

Politisi senior itu menambahkan, sekarang BP2MI menjadi yang paling berhasil dan ini juga berkat dukungan dari semuanya. Walaupun dengan anggaran yang minim, namun dengan banyak cara yang disiasati oleh Benny Rhamdani untuk melakukan banyak terobosan baru dan memuliakan Pekerjan Migran Indonesia.

“Ini tugas yang luar biasa. Saya bangga kepada PMI, saya dulu seperti kalian. Bahkan saya lebih parah, saya pernah bekerja sebagai buruh, jual roko di pelabuhan,” kenangnya.

Menurut OSO, PMI adalah diatas segala-galanya. Karena gaji PMI lebih tinggi dari buruh biasa. Tapi jangan selamanya bekerja di negeri orang. Gunakanlah hati nurani untuk nantinya mengabdi di negeri sendiri.

Ditempat yang sama, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, merasa bangga
dengan anak-anak muda dari pelosok kampung yang berjuang demi menggapai masa depan dan mimpi indah.

“Tahun 2022 menjadi pencapaian terbaik bagi penempatan karena telah melampaui target penempatan PMI ke Korea Selatan. Animo dan antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Karena penempatan PMI sudah menjadi idola,” ujarnya.

Selain itu, sambung Benny, PMI saat ini telah diberikan tempat istimewa, PMI derajatnya naik. Sama dengan orang-orang penting di negara ini. Derajat PMI sudah sama dengan official diplomatik. PMI adalah orang-orang hebat.

“Tahun 2023 berbagai terobosan akan terus diberikan untuk PMI. Mereka akan disediakan perumahan subsidi dan bisa mencicilnya dengan murah. Tidak hanya nya itu, nanti akan keluar peraturan pembebasan barang untuk PMI,” ujar Benny.

Dirktur Utama PT Pos, Faizal Rochmad Djoemadi yang juga hadir dalam pelepasan PMI mengatakan, PT Pos Indonesia siap membantu kepentingan para PMI.

“Kita jamin barang yang anda kirim Insya Allah akan sampai di depan rumah. PT Pos Indonesia juga ingin membantu program untuk PMI dengan memberikan cicilan untuk rumah PMI” ujarnya.

Faizal menambahkan, sedikit banyak tahu persis permasalahan yang dihadapi PMI, seperti masalah sosial dan lainnya.

“Tapi kali ini saya bahagia melihat rasa kebahagiaan terlihat dari para wajah PMI Korea untuk ke luar negeri. Dengan bekerja di luar negeri bisa belajar hidup dan belajar bertanggung jawab. Karena ketika kembali, akan banyak pelajaran yang akan di dapatkan. PMI adalah generasi muda, bercita-cita pulang ke Indonesia menjadi orang sukses,” tambahnya.

(Anto/Niko)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *